Saturday, September 7, 2013

Hyperhidrosis Alias Kondisi Keringat Berlebih

Baca di blog IHHC : http://wp.me/p1yQi2-qL

Banyak pertanyaan tentang kondisi keringat yang membasahi wajah dan area sekitarnya, ketiak, telapak tangan dan kaki, bahkan sekujur tubuh. Pertanyaan ini tidak saja datang dari pendatang baru, bahkan member IHHC pun kerap kali masih mempertanyakan pertanyaan yang sama.

Yuk kita bahas ulang dari titik nol. Apa definisi, pemicu, cara menghadapi dan terapi pengobatan dan pengendalian hyperhidrosis alias kondisi keringat berlebih.

Hyperhidrosis adalah kondisi kesehatan di mana penderitanya berkeringat secara tidak normal di titik tertentu di tubuh. Semua orang yang merasa produksi keringatnya tidak normal bisa di sebut penderita hyperhidrosis.

Facial hyperhidrosis : kondisi keringat berlebih di titik wajah dan area sekitarnya, seperti dahi, kulit kepala dan leher.
Axillary hyperhidrosis : kondisi keringat berlebih di titik ketiak.
Palmar hyperhidrosis : kondisi keringat berlebih di titik telapak tangan.
Plantar hyperhidrosis : kondisi keringat berlebih di titik telapak kaki.
Primary focal hyperhidrosis : kondisi keringat berlebih bawaan lahir.
Secondary generalized hyperhidrosis : kondisi keringat berlebih yang di picu penyakit lain.

Sekarang mari kita bahas kondisi keringat berlebih berdasarkan pemicunya

Bawaan Lahir

Ciri utama : wajah, tangan, kaki dan ketiak adalah titik yang umum di serang bagi kondisi bawaan lahir. Tidak terjadi tiba-tiba, mayoritas menyadari kondisi hyperhidrosis sejak kecil, remaja bahkan dewasa. Tapi rata-rata sebelum usia 25 tahun. Bidang keringat antara kanan dan kiri tubuh, simetris alias sama-sama berkeringat.  Ketika pulas tertidur, tidak berkeringat.

Kenapa keringat diproduksi tubuh secara berlebihan? Keringat adalah salah satu cara bagi tubuh baik penderita hyperhidrosis maupun bukan, sebagai upaya mendinginkan suhu tubuh yang di rasa panas agar tubuh kembali normal.

Suhu panas bisa jadi diakibatkan olahraga, kerja keras, suhu luar yang memang panas, stress, anxiety (baca: eng-za-ye-ti, alias kecemasan berlebih) dan lain sebagainya.

Syaraf pengatur kelenjar keringat para penderita hyperhidrosis memang telah mengalami kelainan sejak lahir. Oleh karenanya, sensor panas tubuh menjadi sangat sensitif, dan sedikit saja pemicu di atas terjadi, langsung otak memerintahkan syaraf pengatur kelenjar keringat untuk berproduksi dan membasahi masing-masing titik.

Terapi pengobatan terbagi menjadi dua:
a.       Obat luar dan obat minum. Bisa di lihat di www.ihhc-ionto.com
b.      Tindakan medis seperti operasi ETS yaitu operasi mematikan syaraf pengatur kelenjar keringat, suntikan BOTOX dan terapi mesin iontophoresis.
Terapi dengan mesin iontophoresis di Negara kita sejauh ini hanya terdapat di Klinik IHHC-Ionto yang Naz miliki di daerah Serpong, Tangerang.

Di Picu Penyakit Lain

Ciri utama : sekujur tubuh berkeringat atau bidang tubuh yang lebih luas seperti dada, perut, punggung, dan paha. Terjadi tiba-tiba (tergantung dari penyakit pemicu). Bidang keringat asimetris alias tidak seimbang antara bagian kanan dan kiri tubuh. Ketika tertidur pulas, justru berkeringat.

Konsultasikan kondisi keringat berlebihmu kepada dokter umum jika Kawans menyadari kondisi ini baru-baru saja, area keringat di bidang yang lebih luas dan ketika tidur juga berkeringat. Jika dibutuhkan, sang dokter umum akan merujukmu ke dokter ahli syaraf, internist alias spesialis penyakit dalam, atau dermatologis alias dokter spesialis kulit, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah di dukung hasil tes laboratorium dan positif mengidap suatu penyakit, maka kejar kesembuhan penyakit tersebut dan insya ALLOH hyperhidrosis akan lenyap ketika penyakit utama sembuh.

Baca dan pelajari lagi blog IHHC agar ilmu dan pengetahuanmu akan kondisi yang kau derita bisa lebih dipahami dan mengejar kondisi kering signifikan sesuai dengan kemampuan masing-masing.


Tetap semangat, Kawans!